Terima Kasih Anda Telah Berkunjung di Blog Obet Nego Y. Agau

Jumat, 23 Mei 2014

Berupaya berKristologi Yesus sebagai guru PAK SMA ( konteks Sampit) oleh. Obet Y. Agau

Makalah Ini
 Dibuat Untuk Memenuhi Tugas
Mata Kuliah Kristologi
Dosen Pengampu
Pdt. DR. Keloso S. Ugak



Dengan Judul
Yesus sebagai Guru Pendidikan Agama Kristen di SMA Sampit

Nama Penulis  : Obet Nego
NIM                 : 11.16.23
Semester         :  6 (Enam)

SEKOLAH TINGGI TEOLOGIA
GEREJA KALIMANTAN EVANGELIS
BANJARMASIN-KALIMANTAN SELATAN
APRIL 2014


PENDAHULUAN
            Guru adalah salah satu tokoh pengajar bagi para murid atau siswanya. Guru juga adalah sosok pemberi inspirasi bagi para siswanya atau muridnya. Harapan yang sangat besar agar sang guru ini dapat memberikan ilmu pengetahuan yang baik bagi murid atau siswanya. Dalam dunia pendidikan guru diperlukan untuk menjalankan sebuah proses pengajaran khususnya di sekolah-sekolah. Penting sekali peran seorang guru dalam proses pendidikan.

            Melalui sentuhan guru di sekolah diharapkan mampu menghasilkan perserta didik yang memiliki kopetensi tinggi dan siap menghadapi tantangan hidup dengan pernuh keyakinan dan percaya diri yang tinggi. Sekarang dan ke depan, sekolah (pendidikan) harus mampu menciptakan sumber daya yang berkualitas, baik secara keilmuan (akademis) maupun sikap mental[1].

            Oleh karena itu ada harapan besar dari peran seorang guru dalam proses pendidikan. Baik itu harapan pemerintah, keluarga, lingkungan, dan juga agamanya terhadap proses pendidikan yang dilakukan oleh seorang guru. Guru merupakan tolak awal dimana seorang belajar dari yang dulu tidak tahu dan tidak bisa menjadi tahu dan menjadi bisa. Bahkan dengan adanya guru menolong murid atau siswa untuk lebih memahami sebuah materi-materi untuk menjalani sebuah kehidupan. Guru akan memberikan teladan bagi siswanya atau muridnya melalui pengajaranya. Dalam hal ini saya ingin berbicara masalah upaya berKristologi mengambarkan Yesus sebagai Guru Pendidikan Agama Kristen dalam ruang lingkup Sekolah Menengah Atas / Sekolah Menengah Kejuruan yang ada di daerah Sampit. Dalam hal ini dalam paparan makalah nantinnya di upayakan agar memberikan konsep dan tujuan yang jelas mengapa perlunya dalam upaya berkristologi Yesus sebagai guru PAK di SMA (konteks Sampit). Sampit merupakan salah satu  kota majemuk yang memiliki berbagai macam persoalan-persoalan. Itu juga termasuk masalah pendidikan di kota Sampit. Seorang guru PAK diperlukan bagi para siswa SMA/ SMK yang ada di daerah Sampit untuk menjawab salah satu problem yang di hadapi para siswa di SMA/SMK. Baik itu masalah interaksi murid dengan sesamanya maupun lingkungan sekolahnya. Seorang guru PAK berupaya menjadi wadah pemberi solusi baik masalah fisik jasmani maupun Rohaninya. Semoga tulisan makalah ini bermanfaat untuk kita. 
BAB I
LATAR BELAKANG
Keadaan lingkungan SMA di Sampit
            Kota sampit merupakan kota yang sangat majemuk. Kota Sampit yang memiliki banyak sekali sejarah yang terjadi didalamnya. Jika dilihat dari semua sektor kota ini merupakan salah satu sentral proses pembangunan bangsa. Pembangunan dalam bidang ekonomi, pembangunan dalam bidang sosial, pembangunan budaya dan kearifan local, pembangunan infrastructural, dan pembangunan-pembagunan dibidang lainya. Potret perkembangan-perkembangan pada semua bagian yang terjadi akan berdampak juga kepada semua sektor yang ada diruang lingkup suatu lingkungan. Dalam hal ini juga perubahan yang terjadi akan selalu berdampak pada perubahan pembangunan di Sampit. Semua keadaan perubahan akibat proses-proses pembangunan yang dilakukan disetiap tempat atau daerah. 
  
            Dari semua masalah atau bagian yang diperhadapan diruang lingkup kota Sampit. Kita melihat masalah pendidikan-pendidikan yang terjadi di SMA dan juga bagaimana proses itu berlangsung. Keadaan yang terjadi dalam proses pendidikan siswa SMA sangatlah perlu untuk diperhatikan. Khususnya strategi yang dijalankan agar semua berjalan dengan sebaiknya. Dengan melihat itu semua sektor yang akan menjadi pokok ini berbicara mengenai Guru PAK di SMA sekitar kota Sampit. Kurangnya juga pengajar PAK bagi siswa SMA di Sampit.
 
            Dalam hal ini siswa Kristen di Sekolah Menengah Atas di Sampit pada umumya masih belum mendapat Pendidikan Agama Kristen yang cukup maksimal. Contohnya saja kasus di SMAN 4 Sampit belum adanya buku PAK yang memadai dan yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Bagaimana siswa ingin belajar PAK dengan baik jika prasarana kurang memadai untuk dipelajari. Oleh karena itu Guru PAK harus bertanggung jawab memberikan solusi yang ada terhadap respon masalah tersebut. Ada pula kasus dimana masih banyak guru-guru yang mengajar PAK di SMA bukan berlatar belakang berpendidikan spesialis PAK.  Banyak para guru yang beragama Kristen di kota Sampit mengambil alih mata pelajaran PAK untuk ia ajar pada murid yang beragama Kristen. Dengan ilmu atau pendidikan yang kurang ia mengajarkan PAK bagi para murid di SMA. Namum itu semua mereka lakukan dengan berupaya untuk mengajar dengan sebaik-baiknya apa yang menjawab kebutuhan para murid melalui pengajaran PAK.    
Sosok guru PAK bagi siswa SMA di Sampit
            Guru Pendidikan Agama Kristen di SMA daeran kota Sampit sangat diperlukan. Mengapa demikian guru Pendidikan Agama Kristen merupakan bagian penting dalam sebuah perkembangan bangsa Indonsia secara umumnya. Guru Pendidikan Agama Kristen hadir untuk berperan mencerdaskan anak bangsa dalam bidang agama (spriritualnya atau jasmani). Dalam hal ini Pendidikan Agama Kristen yang di ajarkan khusus bagi para murid yang beragama Kristen dan Khatolik yang ada dikota Sampit.   
           
            Peran pendidikan agama Kristen juga berdampak dalam pola hidup murid atau siswa yang beragama Kristen di Sampit. Dalam upaya menghadapi probem kemajemukan yang berkembang dan yang sedang berlangsung di kota Sampit. Karena perkembangan yang pesat ini akan juga berdampak terhadap para murid atau siswa Kristen. Perlunya guru PAK yang pintar dan cerdas untuk membaca situasi yang berkembang dalam menjawab perubahan atau menjawab kemajemukan yang ada di kota Sampit. Perlu adanya persiapan untuk mengajarkan PAK dengan sebaik-baiknya.

            Minimnya pengajar yang berlatar belakang memang mengambil jurusan Pendidikan Agama Kristen. Sebagai bukti di SMA-SMA dan SMK yang ada di kota Sampit. Masih banyak guru PAK di Sampit yang mengajarkan pelajaran PAK bagi siswa tanpa adanya sertifikasi yang sesuai dengan sertifikasi ajarnya alias bukan mata pelajaran yang dikuasai gurunya. Namun tetap saja di gunakan atau di tutupi kekuarangan oleh Guru yang beragama Kristen untuk mengajarkan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Guru Pendidikan Agama Kristen di Sampit yang ada masih belum bisa menjawab keperluan yang ada pada siswa SMA di kota Sampit.

            Masih minimnya juga insprastruktur yang ada dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Sampit. Dalam pendahulan sudah sedikit digambarkan bagaimana kurangnya buku-buku PAK yang ada di SMA/K di daerah Sampit. Buku-buku yang ada sangat minim bagi para siswa Kristen. Di SMA Negeri 4 Sampit saja buku PAK hanya tinggal sedikit hanya beberapa buku saja tidak lebih dari 2 atau 3 tiap kelasnya. Padahal siswa Kristen di SMAN 4 Sampit memerlukan buku PAK untuk proses pembelajaran. Oleh karena itu pentingnya Guru PAK bagi siswa SMA di Sampit untuk menjawab masalah yang ada. Guru PAK yang profesional diperlukan bagi siswa Kristen yang ada di SMA kota Sampit.

            Peran semua pihak dalam menjawab kebutuhan para siswa disekolah tentang masalah insprastruktur dan masalah dalam kelanjutan proses pembelajaran. Guru Pendidikan Agama Kristen yang Profesional ditingkatkan kembali. Sekolah Menengah Atas tidak memiliki guru Pendidikan Agama Kristen maka mereka berupaya mencari jalan keluar agar tetap memberikan pembelajaran agama.

Sosok Yesus Kristus bagi siswa Kristen SMA di Sampit
            Yesus Krisus adalah pribadi yang sungguh luar biasa dasyatnya. Melalui Yesus Kristus segala penghalang atau yang menggangu suatu hubungan yang erat manusia dengan Allah menjadi musnah. Melalui pengorbanan dan kebangkitan-Nya ke sorga dari upaya untuk mengalahkan maut. Melalui diri atau pribadi Yesus Kristus, Ia sebagai penganti korban penebusan dosa-dosa yang telah buat oleh manusia. Kemenangan besar yang terjadi atas diri Yesus Kritus berdampak pada setiap ciptaannya.

            Yesus Kristus adalah sosok yang sangat membanggakan jiwa siswa Kristen SMA di Sampit. Yesus Kristus memberikan arti lebih bagi para siswa Kristen di SMA daerah Sampit. Yesus hadir kepada manusia sebagai sang pemberi jawaban sejati dalam setiap kehidupan manusia.  Ia sebagai seorang yang dapat dipercaya. Dipercaya dapat memberikan solusi bagi sisa SMA. Ia juga mengambarkan citra Allah dengan sempurna.

            Ia juga seorang yang dapat mengambarkan diriNya sebagai orang yang saleh dan taat. Siapa saja manusia tidak akan pernah lepas dari Nya. Yesus adalah Cahaya. Cahaya dalam setiap hidup manusia. Setiap jiwa-jiwa yang gelap Dia datang dan menghampirinya. Serta Ia datang ke jiwa yang gelap sebagai penerang jiwa yang gelap.

            KasihNya besar bagi setiap orang dan bagi setiap ciptaan-Nya. Dalam hal ini jika tanpa adanya Yesus dihati para siswa SMA Kristen maka tidak akan pernah ada damai sejahtera dalam diri siswa. Yesus Kristus memberikan arti lebih dihidup setiap manusia dan juga pada para siswa Kristen di SMA daerah Sampit.


BAB II
ISI
Tujuan Guru PAK
Tujuan Guru PAK memberikan Pembelajaran PAK pada siswa SMA
            Dalam PAK, pembelajaran harus memiliki Tujuan yang mengarah pada transformasi baik dalam pengetahuan maupun dalam transpormasi iman. Tujuan tinggi dalam Pendidikan Agama Kristen adalah membawa siswa mengalami perjumpaan dengan Kristus. Oleh sebab itu, berikut ini akan dibahas beberapa tujuan pembelajaran PAK, yaitu :

1.      Mengajarkan Firman Tuhan
Pendidikan Agama Kristen hendaknya membawa peserta didik kepada cintaanya kepada Firman Allah dan menjadikan Firman Allah sebagai pedoman kehidupan terhadap Tuhan, sesama, maupun diri sendiri. Seorang guru PAK harus belajar kepada Sang Guru Agung.

2.      Membawa perjuangan dengan Kristus
Tujuan tertinggi dari pembelajaran PAK ialah membawa perserta didik pada perjumpaan dengan Kristus. Melalui pengalaman mengajar atau berinteraksi antar sesama didik akan mendorong transformasi iman yang pada akhirnya akan melahirkan transformasi kehidupan. Perjumpaan suatu hubungan yang berubah antara manusia dengan Allah, antar manusia dengan sesama, dan antar sesamanya serta menghasilkan cara hidup yang benar.

3.      Memiliki kemampuan dan keterampilan melalui 4(empat) prinsip utama PAK:
1.      Learning to know
Akal budi peserta didik harus dirangsang untuk mampu berpikir, menganalisaa, dan menginterprestasikan.
2.      Learning to do
Peserta di arahkan untuk memiliki keterampilan daam mempraktekan imannya dalam kehidupan sehari hari, sehingga hidupnya menjadi berkat bagi sesamanya dan lingkunganya.
3.      Learning to be
Siswa di arahkan untuk dapat memiliki jati diri, identitas diri, mengenal diri, dan memiliki konsep diri yang positif, bangga sebagai orang beriman, dan bangga sebagai murid Kristus.
4.      Learning to life together
Sebagai orang yang telah mengalami kasih Allah, ia harus juga mengaplikasikan kasih itu kepada orang lain atau sesama.

4.      Pembentukan spiritualitas
Diharapkan dengan pembentukan spiritualitas tersebut siswa memiliki kekuatan untuk menghidupkan atau mengerakan, sehingga ia dapat mempertahankan, mengembangkan, serta mewujudkan kehidupannya ditengah persoalan maupun tantangan hidup. Dengan spiritualitas ia dapat menjadi orang yang memiliki sikap optimis, tabah , kuat, taat, yang mengaplikasikan dalam kehidupannya. Seorang siswa yang memiliki spiritualitas ia akan mampu menjadi manusia yang memahami makna keberadaannya dan bagaimana ia berperan menjadi berkat bagi orang lain, menghargai alam dan memuliakan Allah dengan segala karyanya[2].


Yesus sebagai teladan guru PAK
            Jika melihat bagaimana peran seorang guru Pendidikan Agama Kristen yang sangatlah penting bagi para siswa di SMA. Guru Pendidikan Agama Kristen memberikan suatu ilmu Rohani dan jasmani yang bermanfaat bagi siswa SMA untuk menjalani/ menghadapi segala permasalahan hidup para siswa. Untuk itu perlu adanya seorang guru yang berkualitas yang memiliki citra yang baik.  Belajarlah melalui sosok Guru Agung untuk mengajar.
           
Yesus adalah sosok Guru Agung bagi kita. Setiap pendidik yang ingin berhasil dalam mengajarankan kebenaran firman Allah, haruslah senantiasa belajar pada Yesus. [3]

Berikut ini cara menjadi seorang Guru PAK yang belajar pada sosok Guru Agung Yesus :

Yesus memiliki tujuan didalam mengajar
            Yesus Kristus tidak mebgajak seseorang untuk mengikuti tanpa tujuan yang jelas. Tujuan akhir pengajaran Yesus ialah pertobatan dan pembaharuan hidup serta kekuatan akan firman Allah dan dapat memperaktekan nya dalam hidupnya sehari-hari.

Yesus memiliki kedekatan dengan murid-murid
Sebagian beda waktunNya dihabiskan bersama-sama dengan murid-murid-Nya. Yesus selalu berada diantara mereka, sehingga Yesus sangat mengenal karakter muri-muridNya.

Yesus mengunakan metode yang kreatif dan kontekstual
Dalam menyampaikan pengajaranNya, Yesus tidak menyiapkan pidato-pidato secara formil. Ketika Yesus mengajar dirumah, di tempat sembayang, digunung, maupun di tepi laut, ia mengajar secara tidak formil, namun penuh kuasa. Yesus mengajar lewat pengalaman hidup orang yang mendengarkannya dan dengan keadaan orang yang ada didalamNya  

Yesus mengajar dengan menjawab kebutuhan
Yesus menjawab setiap pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan kepadaNya.

Yesus konsiten dengan kebenaran
Kebenaran itu dinyatakan dengan penuh cinta kasih.

Yesus sabar menghadapi keanekaragaman murid
Yesus memiliki 12 murid yang mempunyai karakter yang berbeda-beda. Tetap dengan penuh kesabaran Yesus mengajar dan mambimbing mereka.

 Yesus mengajar secara dinamis
Pengajaran Yesus menimbulkan rasa haus yang dalam bagi pendengarNya untuk menemukan kebenarab yang sesungguhnya.

komitmenYesus di dalam menjalani Pangillan-Nya sebagai pengajar
Yesus memiliki komitmen yang tinggi dalam mengajar.

Yesus faham akan firman Allah
Syarat penting bagi seorang guru PAK adalah memahami Firman Allah, karena firman Allah adalah bahan utama pengajaran

Yesus Rela membayar harga
Yesus sebagai Guru Agung patut diteladani karena Ia rela berkorban untuk umat manusia yang berdosa dengan membiarkan diriNya siksa dan disalib, ini merupakan harga yang harus di bayar sang Guru Agung. [4]

Yesus sebagai Guru PAK hadir di SMA Sampit
            Melihat hari peran dan tugas yang harus diemban sebagai seorang guru PAK. Guru PAK miliki peranan yang sangat penting. Sebagai Guru PAK ia harus menyadari pangillan hidupnya walaupun secara tidak langsung. Ia secara tidak langsung akan menjalankan Misi Kristus yang ia jalankan sebagai guru PAK. Pangillan ini lah yang membuat seorang Guru PAK SMA di Sampit harus benar-benar memahami bagai mana menjadi Guru PAK yang baik. Sebagai pengajar Guru PAK tidak boleh sembarangan saja atau hanya dengan pengegetahuan seadanya. Sebagai pengajar PAK di SMA di Sampit seharusnya walaupun dengan keterbatasan. Sebagai guru PAK para pengajar harus lebih kreatif dalam pengajaran. Sosok Yesus sendiri harus menjadi sentralnya karena Yesus adalah guru Agung bagi seorang guru PAK.

            Melalui contoh yang telah di ajarkan Yesus para guru PAK SMA di Sampit harus mengaplikasikan teladan guru yang telah di berikan Tuhan Yesus. Karena teladan yang Tuhan Yesus berikan dapat memberikan suatu hasil positif dalam pengajaran. Serta cara yang Tuhan Yesus sampaikan sangat baik juga jika diterapkan pada para siswa SMA di Sampit. Para pengajar diharapkan terus mengasah kemampuannya dalam meberikan pengajaran PAK pada siswa SMA di Sampit. Serta mengikuti teladan yang Yesus berikan. Jika demikian terjadi maka citra Yesus ada didalam diri para guru PAK.
            Yesus benar hadir menjawab kebutuhan para siswa SMA di Sampit melalui sosok seorang guru PAK. Melihat dari citra yang guru PAK berikan ia akan melihat sosok Yesus yang ada pada dirinya. Serta cara hidup dan pola mengajar guru PAK itu yang berusaha memberikan pengajaran yang baik dan menyampaikan materi yang berkualitas. Sehingga mampu menjawab semua kebutuhan siswa dalam menghadapi persoalan kemajemukan yang terjadi dikalangan para Siswa ataupun lingkungannya.


BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
             Seperti yang dipaparkan di atas bahwa Siapa saja manusia tidak akan pernah lepas dari Nya. Yesus adalah Cahaya. Cahaya dalam setiap hidup manusia. Setiap jiwa-jiwa yang gelap Dia datang dan menghampirinya. Serta Ia datang ke jiwa yang gelap sebagai penerang jiwa yang gelap. Yesus adalah seorang Guru Agung. Teladan yang Ia berikan dari dulu hingga sekarang. Nyata dan benar bahwa kemenangan yang besar telah Dia.

            Melalui itu semua Tuhan menginginkan syalom itu hadir dalam dunia ini. Melalui setiap Karya-Nya Ia bisa saja mengirimkan utusanNya pada manusia. Oleh karena itu bagi setiap orang yang memperoleh talenta dariNya, Tuhan mau turut campur tangan untuk menyatakan syalom. Teladan Ia sudah Nyatakan pada kita. Serta karya-Nya terus-menerus berlanjut. Melalui seorang Guru PAK Tuhan mau memakai sebagai orang kepercayaan-Nya untuk mencerdaskan manusia.
Teladan yang guru PAK lakukan di harapkan siswa melihat terang Kristus itu sendiri.






DAFTAR PUSTAKA
·       Kunandar, Guru Profesional implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan( KTSP) dan sukses dalam sertifikasi guru, Jakarta, Penerbit Rajawali Perss, 2009, Hal 37.
·       Naingolan, John M, Menjadi Guru Agama Kristen (suatu upaya peningkatan mutu dan kualitas profesi keguruan, Cet. 2, Bandung, Penerbit : Generasi Info Media, 2007, Hal. 17-16.


[1] Kunandar, Guru Profesional implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan( KTSP) dan sukses dalam sertifikasi guru, Jakarta, Penerbit Rajawali Perss, 2009, Hal 37.
[2] Naingolan, John M, Menjadi Guru Agama Kristen (suatu upaya peningkatan mutu dan kualitas profesi keguruan, Cet. 2, Bandung, Penerbit: Generasi Info Media, 2007, Hal. 17-16.
[3] Ibid Hal. 20
[4] Ibid Hal 20-25.

Senin, 12 Mei 2014

Tokoh Berpengaruh seorang MARTIN LUTHER. oleh. Michael H. Hart


Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah
oleh Michael H. Hart


MARTIN LUTHER 1483-1546
Martin Luther, yang pembangkangannya terhadap Gereja Katolik Roma dan melahirkan gerakan reformasi Protestan lahir di tahun 1483 di kota Eisleben, Jerman. Dia memperoleh pendidikan perguruan tinggi yang cukup baik dan pada suatu saat pernah belajar hukum (tampaknya atas dorongan sang ayah). Tetapi, secara keseluruhan dia tidak pernah menyelesaikan pendidikan formal melainkan memilih jadi pendeta Augustinian. Di tahun 1512 dia meraih gelar Doktor dalam teologi dari Universitas Wittenberg dan segera sesudah itu terjun aktif dalam fakultas jurusannya.

Ketidakpuasan dan keluhan-keluhan Martin Luther terhadap Gereja Katolik Roma timbul setingkat demi setingkat. Di tahun 1510 dia melakukan perlawatan ke Roma. Sampai di situ dia terbengong-bengong kaget bukan kepalang menyaksikan pemborosan dan kemewahan duniawi para pendeta gereja Katolik. Tetapi, yang paling mendorongnya melancarkan protes adalah terutama segi perbuatan gereja yang berkaitan dengan masalah pengampunan dosa yang dilakukan oleh gereja. Pada tanggal 31 Oktober 1517 Martin Luther menempel poster di pintu gerbang gereja Wittenberg yang berisi "sembilan puluh lima pokok sikap" yang diantaranya melabrak kemewahan hidup gereja secara umum dan kirim tindasan "sembilan puluh lima pokok sikap"-nya itu kepada Uskup Mainz. Selain itu, dicetaknya pula dan disebar luas ke mana-mana.

Ruang lingkup protes Martin Luther terhadap Gereja Katolik Roma dengan kecepatan luar biasa menjalar dan meluas. Luther meningkatkan serangannya ke jantung masalahnya betul: mengingkari kekuasaan Paus, Dewan Gereja. Martin Luther menegaskan dia cuma tunduk pada tuntunan Injil dan dengan alasan pikiran sehat. Bisa dimengerti, gereja tidak senang dengan pendapat Luther ini. Luther diperintahkan datang menghadap pembesar-pembesar gereja dan sesudah saling dengar pendapat dan adu argumen serta perintah supaya Martin Luther mencampakkan pendapatnya, dia akhirnya dinyatakan "murtad" dan dinyatakan bersalah dan dikucilkan oleh dewan persidangan (1521) dan semua tulisan-tulisannya dinyatakan terlarang dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Mestinya --menurut kebiasaan-- Martin Luther mesti dibakar hangus sampai jadi arang seperti halnya orang yang membakar jerami. Tetapi, pandangan-pandangan Luther sudah tersebar luas dan mempengaruhi orang Jerman serta sebagian kecil bangsawan-bangsawan Jerman. Meski Martin Luther mesti juga pergi sembunyi selama setahun, dukungan terhadap dirinya begitu kuat sehingga dia bisa terlepas dari hukuman-hukuman kriminal yang menimpanya.

Martin Luther seorang penulis tenar dan produktif dan punya pengaruh luas. Salah satu kerja besarnya adalah menterjemahkan Injil kedalam bahasa Jerman. Ini --tentu saja-- membuka pintu bagi tiap orang yang melek huruf mempelajari Injil sendiri tanpa mesti lewat perantara gereja atau pendeta. (Kebetulan, terjemahan yang begitu indah dan sempurna menyebar pengaruh luar biasa terhadap bahasa dan kesusasteraaan Jerman).

Teologi Luther --tentu saja-- mustahil bisa dijabarkan di sini secara ringkas dalam ruang terbatas. Salah satu dari gagasan kuncinya adalah doktrin perlunya keyakinan terhadap kepercayaan semata-mata, suatu gagasan berdasar tulisan-tulisan St. Paul. Luther yakin, manusia menurut kondratnya menjadi suram karena dosa-dosanya dan semata-mata lewat perbuatan dan kerja lebih baik saja yang dapat menyelamatkannya dari kutukan abadi. Penyelamatan hanya datang lewat kepercayaan dan dengan berkat pengampunan Tuhan. Karena itu, menurut Luther, jelaslah sudah bahwa perbuatan gereja menjual pengampunan adalah tidak pada tempatnya dan sia-sia. Dengan begitu sekaligus berarti, pendapat tradisional yang sudah berkarat yang menganggap gereja itu perantara yang tak bisa disingkirkan antara seorang Kristen dengan Tuhan adalah sesungguhnya sesuatu yang sesat. Jika seseorang menganut doktrin Martin Luther, itu artinya hak hidup Gereja Katolik Roma tersapu habis sekali pukul.

Selain itu, dalam hal mempertanyakan peranan hakiki gereja, Luther juga melancarkan protes terhadap pelbagai macam keyakinan dan praktek peribadatan khusus. Misalnya, dia menolak adanya purgatory (keadaan sesudah mati dimana roh memerlukan penyucian lewat penyiksaan sementara), dan dia menolak kemestian membujang buat seorang pendeta. Dia sendiri di tahun 1525 kawin dengan bekas biarawati, punya enam anak. Luther meninggal dunia tahun 1546 di Eisleben tatkala sedang dalam perjalanan mengunjungi kota kelahirannya.

Martin Luther, tentu saja, bukanlah seorang pemikir Protestan pertama. Seabad sebelumnya 
dia sudah didahului oleh Jan Hus dari Bohemia, dan pada abad ke-14 seorang sarjana Inggris John Wycliffe, malahan di abad ke-12 seorang Perancis bernama Peter Waldo dapat dianggap seorang Protestan pertama. Tetapi, pengaruh para pendahulu Martin Luther itu dalam gerakannya cuma punya daya cakup lokal. Di tahun 1517, ketidakpuasan terhadap gereja Katolik sudah merasuk ke mana-mana. Ucapan-ucapan Martin Luther sudah merupakan kobaran api yang berantai menyebar ke sebagian besar kawasan Eropa. Luther karena itu punya hak yang tak terbantahkan bahwa dialah orang yang bertanggung jawab terhadap sulutan ledakan dinamit pembaharuan.

Konsekuensi yang paling kentara dari gerakan Pembaharuan ini --tentu saja-- terbentuknya pelbagai macam sekte Protestan. Meskipun Protestan cumalah merupakan bagian saja dari kekristenan secara keseluruhan, dan bukan pula merupakan bagian terbesar, tetapi toh penganutnya melampaui jumlah para penganut Buddha bahkan dibanding dengan umumnya agama-agama lain.

Konsekuensi penting dari gerakan Pembaharuan ini adalah menyebar luasnya bentrokan agama bersenjata yang segera menyusul. Beberapa contoh dari perang agama (misalnya Perang Tiga Puluh Tahun di Jerman yang bermula tahun 1618 dan baru berakhir tahun 1648) sungguh-sungguh suatu peperangan berdarah yang menelan banyak korban. Bahkan selain bentrok senjata, pertentangan politik antara Katolik dan Protestan memegang peranan penting di arena politik Eropa selama beberapa abad mendatang.

Pembaharuan juga memegang peranan yang ruwet namun penting dalam perkembangan intelektual Eropa. Sebelum tahun 1517 cuma ada satu gereja, yakni Gereja Roma Katolik dan tiap pembangkang dan yang punya pendapat lain segera dicap "murtad." Iklim main kemplang macam itu karuan saja tidak memberi kesegaran buat kebebasan berfikir. Sesudah pembaharuan karena pelbagai negeri sudah menerima prinsip-prinsip kebebasan berfikir dalam agama, dengan sendirinya memberi rasa aman dalam ihwal melakukan spekulasi terhadap pelbagai macam permasalahan.

Ada pula pengaruh lain yang layak dicatat, kebanyakan tokoh yang termasuk dalam daftar di buku ini adalah dari Inggris, melebihi tokoh-tokoh dari negeri lainnya. Jerman menyusul sesudah Inggris. Dapatlah dikatakan, daftar tokoh-tokoh ini sangat kentara didominasi oleh mereka yang berasal dari negeri-negeri Protestan baik Eropa Utara maupun Amerika. Jika kita teliti, hanya dua orang dari daftar (Gutenberg dan Charlemagne) hidup sebelum tahun 1517. Sebelum tahun itu, sebagian besar orang-orang yang tercantum dalam daftar buku ini berasal dari dunia lain dan orang-orang yang hidup di negeri yang sekarang terkenal dengan negeri Protestan secara perbandingan memberi sumbangan tak seberapa besar terhadap kebudayaan dan sejarah manusia. Ini terang menandakan betapa gerakan Protestan atau gerakan Pembaharuan bertanggung jawab atas fakta betapa banyaknya orang-orang termasyhur dari daerah ini dalam jangka waktu 450 tahun. Mungkin perkembangan kebebasan intelektual di daerah ini merupakan faktor utama.

Luther tidak samasekali terbebas dari kesalahan-kesalahan. Meskipun dia seorang pemberontak terhadap kekuasaan keagamaan, dia bisa bersikap amat cupet dan tidak lapang dada terhadap mereka yang punya pendapat berbeda dengannya dalam masalah keagamaan. Bisa jadi sikap cupet dan tidak lapang dada Luther ini mengakibatkan peperangan agama di Jerman jauh lebih sengit dan lebih berdarah ketimbang misalnya di Inggris. Lagi pula, Martin Luther teramat gawatnya anti Yahudi, dan tulisan-tulisannya yang amat keterlaluan serta hantam kromo terhadap Yahudi besar kemungkinan merupakan dorongan pembuka jalan buat Hitler berbuat kekejaman-kekejaman di abad ke-20.

Luther acap kali menekankan perlunya kepatuhan kepada kekuasaan pemerintahan sipil yang sah. Besar kemungkinan, latar belakang pokoknya adalah karena penolakannya atas campur tangan gereja terhadap pemerintahan sipil. (Jangan lupa, gerakan Pembaharuan bukanlah semata-mata percekcokan teologis, Sampai tingkat tertentu dia juga merupakan 

pemberontakan Nasionalis Jerman melawan pengaruh Roma, oleh sebab itu layaklah apabila sebagian gerakannya memperoleh dukungan besar dari beberapa pangeran Jerman). Lepas dari maksud-maksud Luther, pernyataannya di atas mendorong kaum Protestan Jerman menerima sikap absolut dalam hal-hal yang menyangkut politik. Dan dengan cara itu pula tulisan-tulisan Martin Luther turut melapangkan jalan bagi era kekuasaan Hitler.

Mungkin ada sebagian orang bertanya-tanya, apa sebab Martin Luther tidak diberi tempat lebih tinggi dalam daftar urutan buku ini. Sebab utamanya, kendati Luther kelihatan punya arti penting buat orang Eropa dan Amerika, dia tidaklah punya makna yang berarti bagi penduduk di Asia dan Afrika karena relatif tidak banyak yang menganut Agama Kristen. Sepanjang menyangkut orang Cina, Jepang atau India, perbedaan antara Katolik dan Protestan tidaklah punya arti penting bagi mereka. (Hal serupa terjadi pada orang Eropa yang tidak begitu tertarik dengan perbedaan yang ada antara kaum Sunni dan kaum Syi'ah dalam Islam).

Alasan kedua, Luther jika ditimbang-timbang, merupakan tokoh sejarah yang baru, karena itu daya jangkau pengaruhnya dalam sejarah kemanusiaan. tidaklah sebesar Muhammad, Buddha; ataupun Musa. Lebih jauh dari itu, dalam masa beberapa abad belakangan ini kepercayaan orang terhadap agama mengalami kemunduran di Barat, dan pengaruh agama terhadap permasalahan manusia dalam waktu 2000 tahun mendatang tampaknya lebih kecil ketimbang ribuan tahun yang lewat. Apabila daya cekam pengaruh agama merosotnya berkelanjutan, Martin Luther naga-naganya akan tampak lebih berkurang lagi arti pentingnya dalam sejarah kemanusiaan daripada yang diperolehnya sekarang.

Akhirnya, kita layak ingat bahwa percekcokan agama di abad-abad ke-16 dan ke-17 sesungguhnya tidak --dalam jangka panjang-- membawa pengaruh bagi kehidupan orang banyak seperti halnya kemajuan ilmu pengetahuan yang terjadi pada saat yang berbarengan. Sesungguhnya, alasan utama apa sebab Luther diletakkan didalam daftar utama lebih atas dari Copernicus (yang hidup sejaman dengannya) adalah karena Luther memainkan peranan lebih besar secara individual didalam gerakan Pembaharuan Protestan ketimbang Copernicus dalam revolusi ilmu pengetahuan.

Situs Web
  • http://www.educ.msu.edu/homepages/laurence/reformation/Luther/Luther.htm
  • http://www.ctsfw.edu/etext/luther/
  • http://www.ccel.org/l/luther/

Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah
Michael H. Hart, 1978
Terjemahan H. Mahbub Djunaidi, 1982
PT. Dunia Pustaka Jaya
Jln. Kramat II, No. 31A
Jakarta Pusat


Rangkuman buku Screw Business As Usual serta melakukan Tinjauan etis. oleh. Obet Y. Agau

Makalah Ini
 Dibuat Untuk Memenuhi Tugas
Mata Kuliah Etika Ekonomi
Dosen Pengampu
Pdt. Idrus Sasirais, M. Th



Judul
Rangkuman buku Screw Business As Usual serta melakukan Tinjauan etis

Nama Penulis  : Obet Nego
NIM                 : 11.16.23
Semester         :  6 (Enam)

SEKOLAH TINGGI TEOLOGIA
GEREJA KALIMANTAN EVANGELIS
BANJARMASIN-KALIMANTAN SELATAN
APRIL 2014


Rangkuman
Kapitalisme 24902
            Menghadapi resiko yang di hadapi oleh permasalahan-permasalahan yang dihadapi dunia dan juga ketika berbisnis. penulis berangkat menyadari apa yang terjadi dunia ini, lalu bagaimana kita berangkat berkerja dan berusaha memperdulikan siapapun.
Stop menabung, mulailah menciptakan kembali
            sudah terlalu lama kita berusaha menyelesaikan masalah-masalah dunia dengan mengelontorkan miliaran dollarke dalam bentuk bantuan. Walaupun dari dulu hingga sekarangbantuan tersebut mutlak diperlukan untuk mengakhiri penderitaan di saat darurat. Kita semua perlu mulai memandang jauh melampaui saat-saat tersebut, berhenti terus-terusan berusaha menyelamatkan dunia ini. kita tak lagi menambal masalah dengan memplesternya dan berharap selesai dengan sendirinya, masalahnya adalah penciptaan peluang, sehingga orang-orang dapat membangun kehidupan yang selayaknya mereka dapatkan. Ini bukan masalah uang atau kepentingan pribadi, ini tentang kebebasan ekomomi.
             Tetapi ada sedikit kisah saya sendiri ketika memulai jalan ini. Langkah pertama yang saya lakukan adalah menyusun rencana bisnis. Saya memulai karirnya dengan menjadi seorang penulis majalah. Di awali dengan semangat walaupun dengan keterbatasan modal dan tempat. Dalam sekejap mata majalah student terwujud dari salah satu skema ricky. Saya belajar memahami peluang dengan gangguannya dengan semangat yang sama. Saya belajar bahwa ketika mendapat ide bagus ikutilah jika menemukan masalah hadapilah. Berbuat baiklah jangan berbuat jahat, menyumbanglah jika mampu. Di masa remaja saya ingin mencoba melakukan dan memperbaiki keterbatasan akses anak-anak muda mendapatkan nasehat kesehatan seksual.  Saya pun membuka student advisory centre, walaupun tak selalu berjalan mulus. Serta masih banyak lagi rencana bisnis yang saya lakukan selanjutnya. Saya berusaha membuka banyak lowongan kerja bagi orang yang tidak memiliki perkerjaan.

Apa yang kau punya gunakanlah
            Saat penulis sedang mengarap tulisan di buku, Ray kalah dalam berjuang melawan kanker yang dideritannya. Karena itu penulis merasa layak menulis kutipan: ia adalah salah satu dari pemimpin yang sungguh-sungguh menjungkirbalikan perusahaannya dan menempatkan perbuatan baik didalam intinya. Ini membuktikan bahwa cara tersebut bagus bagi bisnis. Ray memberikan kesadaran akan desakan tantangan lingkungan  dan kemiskinan yang telah kita hadapi selama berpuluh tahun lalu dan peran bisnis dalam memperburuk masalah-masalah. Ray juga tahu bahwa bagian terpenting dari solusinyaadalah harus mengubah bisnis yang ada, sehingga mereka dapat menmanfaatkan segala ynag ada untuk tujuanselain hanya menghasilkan profit. Dalam penjelasan buku banyak sekali yang akan kita dilakukan menempuh perjalanan untuk merayakan beberapa perusahan yang menempuh jalur ini. mewujudkan perdamaian dunia adalah semangat penulis.
Pebatasan berikutnya dan berikutnya lagi
            Tidak perlu rumit-rumit dalam penciptaan kembali. Dengar saja orang-orang yang mengalami dampak suatu masalah., belajar dari alam, dan carilah cara untuk mengembalikan kekuatan di tangan orang-orang di tingkat desa. Pendengar yang baik didunia adalah Jene Tewson. Ia di abadikan sepanjang hidupnya untuk mendengarkan orang-orang yang terkena dampak langsung suatu masalah dan kemudian membantu memperkuat suara mereka dengan cara melibatkan mereka. Ialah salah satu pencipta kembali makna amal. Ia mengubah fokus dari hubungan pendonor lama versus pemberi menjadi kemitraan yang saling menghargai: pendekatan atas-bawah menjadi pendekatan bawah-atas, dan dari simpati yang salah arah menjadi empati, perkerjaan, dan penguatan. Ia selalu mendorong batas-batas untuk mencari cara yang dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk amal, dengan mengajak masyarakat berkerja sama. Atau seperti ucapannya memicu perubahan dengan mengabungkan orang-orang hebat. Dan masih banyak lagi cerita yang memberi inspirasi seperti  yang dilakukan Jene.


Keseimbangan Gaia
            David Sherpherd telah meminta Peter untuk membantunya dan di yayasannya www. davidsherpherd.org. ia berambisi sepanjang hidupnya untuk menyelamatkan harimau di alam bebas memalui kampanye. Tanpa kenal lelah dia berkerja untuk menyelamatkan binatang yang terancam punah. Penulis ikut membantu dalam upaya yang dilakukan David beserta stafnya. Menolong hiu diseluruh dunia. Menaruh peduli pada ekosistem-ekosistem yang ada di bumi. Cara kita memperlakukan dunia kita adalah sebuah cerminan kemanusiaan, kecerdasan, kesadaran, dan akhirnya adalah keberlanjutan bagi kita.  Jemes berpendapat bahwa bumi sesungguhnya adalah mahluk hidup dan segalanya saling terhubung untuk membentuk sebuah sistem kompleks tunggal yang mengatur diri sendiri, yang mempertahankan kehidupan di planet tersebut. Selama berpuluh tahun, ia telah menyatakan kepada dunia bahwa kita sedang menghancurkan rumah kita sendiri. Dengan kita menghancurkan setiap spesies dan habitat,  kita sedang mengobrak-abrik keseimbagnan Gaia secara keseluruhan. Kita bertugas menjaga keseimbangan dari Gaia agar tidak semakin parah.
Desa Global
            Desa global telah berdiri. Seperti yang telah di ingatkan Pater, inilah masa depan kita. Ia sering mengutarakan gagasan dalam berbagai pertemuan. Pemikirannya sangat visioner, sehingga mata orang menerawang saat berusaha memahami konsep yang ia paparkan. Tetapi akhirnya saatnya tiba dan seluruh dunia memahami maksud Peter bertahun-tahun kemudian.  Ketika mulai membicarakan kekuatan dunia yang saling berhubungan dan desa Global, ia juga memperingati adanya sisi gelap jika kita tidak memanfaatkan dengan tepat, dengan saling lebih peduli di dunia ini. penulis tidak henti-hentinya memikirkan hal tersebut saat menyaksikan dua peristiwa yang mengubah dunia dalam beberapa bulan terakhir di tahun 2011.
            Bisnis yang meninggalkan bisnis seperti biasa dan menganut kampilatlism 24902 akan berkembang. Sedangkan yang tidak ada akan berjuang keras untuk beberapa saat mempertahankan kekuatannya, tetapi akhirnya akan gagal saat tak bisa lagi mengendalikan cara penerimaan pasar terhadap mereka. Setiap orang didunia memiliki kekuatan membentuk persepsi orang lain tentang merek, termasuk mendukung merek-merek yang melakukan perbuatan baik. Sebelumya berlanjut pada beberapa peran yang dapat dilakukan bisnis di desa global dengan meninggalkan praktik bisnis biasa, saya ingin merefleksikan fakta bahwa desa global hanya ada untuk bisnis. Ray menunjukan contoh indah yang memanfaatkan keahlian bisnis untuk mengelola pendekatan baru terhadap kepemimpinan global dalam pemberantasan malaria. Kita harus lebih peduli terhadap pemasalahan dunia.
Kekuatan komunitas
Penulis mengawali buku ini dengan menjelaskan bahwa inti kapitalisme 24902 adalah manusia. Sepanjang penulisan pada buku telah digambarkan bagaimana merayakan banyak peribadi yang telah mempengarui perubahan dunia. Tetapi perubahan tidak terjadi melalui salah satu peribadi. Perubahan terjadi melalui suatu kekuatan komunitas. Sekarang adalah masanya yang paling baik dan menarik bagi komunitas untuk mengerakan perubahan dalam desa global yang terhubung ini. akhirnya, kapitalisme24902 adalah suatu tentang kekuatan komunitas. Keindahan bisnis adalah komunitasnya tak hanya satu, sebagi organisasi, bisnis tersusun dari karyawan, pemasok, dan konsumen. Bisnis yang paling sukses adalah yang menghubungkan tiap-tiap seorang pribadi, bukan sebagai urutan angka atau transaksi.
Menuju masa depan
            penulis semakin menyadari betapa mendesaknya kita mengunakan cara berbisnis yang sama sekali baru. Oleh karena ketika membuka bisnis baru berarti akan memberi bantuan/ menolong orang yang tidak memiliki perkerjaan. membantu dan menolong dunia untuk menjawab permasalahan yang di hadapi.




Tanggapan etis
            Melihat dari cara atau maksud dari buku tersebut dilihat bagaimana menjalankan bisnis-bisnis  dengan sebuah perencanaan yang sangat baik. Memulai bisnis dengan strategi yang diciptakan dengan sangat baik. Berbuat baik saat Berbisnis. Pemikiran yang dilakukan para pembisnis dalam buku tersebut sangat baik.
Cara deontologis
            Serta tindakan-tindakan yang dilakukan dalam pembisnis-pembisnis dalam buku berdasarkan tindakan etis deontologis yang tidak melanggar norma-norma yang berlaku atau hukum yang berlaku.

Cara Teologis
            Isi buku ini sangatlah bermanfaat bagi kita apalagi bagi seorang pembisnis atau siapa saja. Cara yang diakukan dalam penjelasan buku tentang berbuat baik saat berbisnis tidak berlawanan dengan ajaran agama. Strategi-strategi yang dibuat benar-benar sangat membantu seseorang untuk berbisnis dengan cara yang halal atau cara yang sesuai dengan etika Kristen.
“sebelum manusia jatuh dalam dosa, manusia memang telah diberi pengertian tentang cara yang seharusnya dilakukan untuk menjadi petugas di taman Eden, yakni mengusahakan dan memelihara (Kej. 2:15) dalam kaitannya dengan tugas menguasai dan memenuhi bumi (Kej. 1:28).”[1]
            Isi dari buku ini menurut saya sudah memberikan pengetahuan yang baik akan kita semua. Isi bukunya yang dapat memberi inspirasi untuk kita menjalani sebuah pekerjaan atau berbisnis dengan cara yang baik.
    

DAFTAR PUSTAKA
·         Branson, Richard, Screw Bisiness As Usual berbuat baik itu bagu buat bisnis, 2013, Penerbit Kaifa, Bandung.
·         Bahan ajar mata kuliah Etika Kristen, Pdt. Idrus Sasiaris, M.Th, 2013, Pengertian Tentang Etika Kristen Dan Penerapannya Dalam Kehidupan Sehari-hari.




[1] Bahan ajar mata kuliah Etika Kristen, Pdt. Idrus Sasiaris, M.Th, 2013, Pengertian Tentang Etika Kristen Dan Penerapannya Dalam Kehidupan Sehari-hari.